contoh kalimat biblical hebrew
- The name in Biblical Hebrew means wasting or pining.
Nama dalam bahasa Ibrani Alkitab berarti membuang atau merana. - The original pronunciation of Biblical Hebrew is accessible only through reconstruction.
Pengucapan asli bahasa Ibrani Alkitab hanya dapat diakses melalui rekonstruksi. - Aramaic, like Biblical Hebrew, does not contain a word for "cousin".
Bahasa Aram, seperti juga bahasa Ibrani Klasik, tidak mempunyai kosakata untuk "sepupu". - Biblical Hebrew is a Northwest Semitic language from the Canaanite subgroup.
Bahasa Ibrani Alkitabiah merupakan suatu bahasa Semit Barat Laut dari subgrup Kanaan. - The vowel system of Biblical Hebrew has changed considerably over time.
Sistem huruf hidup (vowel system) bahasa Ibrani Alkitabiah telah berubah banyak menurut jalannya waktu. - In the Hebrew Bible, the term for "stumbling block" is Biblical Hebrew mi??ōl (??????????).
Dalam Alkitab Ibrani, istilah "batu sandungan" dalam bahasa Ibrani Biblikal adalah mi??ōl (?????????). - Ariel is a given name from Biblical Hebrew ????? Ariel that literally means "lion of God".
Ariel adalah sebuah nama lelaki dari bahasa Ibrani ???????? yang berarti "Singa Tuhan." - In Biblical Hebrew, the Ashkuz (Ashkenaz) are considered to be a direct offshoot from the Gimirri (Gomer).
Pada naskah kuno Ibrani, Ashkuz (Ashkenaz) disebut sebagai keturunan langsung dari Gimirri (Gomer). - This stage is also known as Old Hebrew or Paleo-Hebrew, and is the oldest stratum of Biblical Hebrew.
Tahap ini juga dikenal sebagai bahasa Ibrani Kuno atau Paleo-Hebrew, dan merupakan lapisan tertua bahasa Ibrani Alkitabiah. - Since Modern Hebrew contains many biblical elements, Biblical Hebrew is fairly intelligible to Modern Hebrew speakers.
Mengingat bahasa Ibrani Modern memuat banyak unsur-unsur alkitabiah, bahasa Ibrani Alkitabiah cukup mudah dibaca oleh para pemakai bahasa Ibrani Modern. - The archeological record for the prehistory of Biblical Hebrew is far more complete than the record of Biblical Hebrew itself.
Catatan arkeologi mengenai prasejarah bahasa Ibrani Alkitabiah jauh lebih lengkap daripada catatan bahasa Ibrani Alkitabiah itu sendiri. - The archeological record for the prehistory of Biblical Hebrew is far more complete than the record of Biblical Hebrew itself.
Catatan arkeologi mengenai prasejarah bahasa Ibrani Alkitabiah jauh lebih lengkap daripada catatan bahasa Ibrani Alkitabiah itu sendiri. - As such it serves as an important document for Hebrew philology, in particular the study of Biblical Hebrew phonology.
Sedemikian rupa, teks itu berfungsi sebagai dokumen penting untuk filologi Ibrani, khususnya dalam studi fonologi Bahasa Ibrani Alkitabiah. - The term Biblical Hebrew refers to pre-Mishnaic dialects (sometimes excluding Dead Sea Scroll Hebrew).
Istilah Bahasa Ibrani Alkitabiah merujuk kepada dialek-dialek sebelum Mishnah (kadang kala tidak memasukkan bahasa Ibrani yang dipakai dalam karya-karya non-Alkitab dari antara Naskah Laut Mati). - As Biblical Hebrew evolved from the Proto-Semitic language it underwent a number of consonantal mergers parallel with those in other Canaanite languages.
Karena bahasa Ibrani Alkitabiah berkembang dari bahasa Proto-Semit, maka mengalami sejumlah penggabungan atau peleburan konsonantal yang paralel dengan bahasa-bahasa Kanaan lainnya. - These texts are composed mainly in Biblical Hebrew, with some passages in Biblical Aramaic (in the books of Daniel, Ezra and a few others).
Teks-teks ini terutama tersusun dalam bahasa Ibrani Biblika, dengan beberapa bagian dalam bahasa Aramaik Biblika (pada kitab-kitab Daniel, Ezra, dan beberapa lainnya). - Biblical Hebrew - the languages in which the Hebrew Bible has been written over time; these differ from today's spoken Hebrew in lexical and grammatical areas.
Bahasa Ibrani Alkitabiah - bahasa penulisan Alkitab Ibrani; berbeda dari bahasa Ibrani percakapan sekarang ini dalam area leksikal dan gramatika. - The core of the Hebrew Bible is written in Biblical Hebrew, referred to by some Jews as Lashon Hakodesh (???? ?????, "Language of Holiness").
Inti Alkitab Ibrani ditulis dalam bahasa Ibrani Alkitabiah, dirujuk oleh sejumlah orang Yahudi sebagai Lashon Hakodesh (???? ?????, "Bahasa Kekudusan"; "Language of Holiness"). - The oldest known artifacts of Archaic Biblical Hebrew are various sections of the Tanakh, including the Song of Moses (Exodus 15) and the Song of Deborah (Judges 5).
Artifak tertua bahasa Ibrani Arkhaik yang dapat dikenali adalah berbagai bagian Tanakh, antara lain Nyanyian Musa (Keluaran 15) dan Nyanyian Debora (Hakim-hakim 5). - They generally referred back to the source texts (in Biblical Hebrew, Biblical Aramaic and Biblical Greek) only to clarify the exact meaning of the Latin text.
Pada umumnya, semuanya ini menggunakan teks asli, teks dalam Bahasa Yahudi, Bahasa Aram dan Bahasa Yunani hanya untuk menjelaskan arti sesungguhnya dari teks Bahasa Latin.